Hadapi tantangan dengan beraniKepercayaan diri merupakan syarat pertama usaha yang hebat..
Ada dua jenis orang di dunia yaitu orang yang tidak mempedulikan masalahnya dan orang yang menaklukkannya dengan berani. Tidak mengherankan jikalau perbedaan keduanya berhubungan langsung dengan siapa yang gagal dan siapa yang berani.
Orang yang tidak mempedulikan masalahnya biasanya berakhir dengan masalah yang lebih besar. Masalah kecil di kantor bisa menjadi pemogokan pekerja. suara dengungan kecil bisa menjadi ledakan mesin. Tanda peringatan kecil bisa menjadi serangan jantung penuh.
Orang yang menghadapi tantangan dengan berani merupakan para pemecah masalah. Mereka pergi ke akar masalah dengan cepat dan menjaga hidup mereka, dan hidup orang- orang disekitar mereka, tetap berjalan lancar. Mereka membuat penyesuaian- penyesuaian yang diperlukan sekarang dan bukan nanti.
Apa yang diperlukan untuk menjadi seorang pemecah masalah?
pertama, seseorang memerlukan kepercayaan diri bahwa masa depan akan jadi lebih baik dari masa lalu.
kedua, seseorang harus mengakui bahwa penyebab lebih penting daripada akibat.
Buat ketetapan hati ini sekarang: "dengan mengharapkan ridho Allah, Saya mampu menangani semua masalah yang menghalangi jalan saya".
Teguhkan di atas batu itu, dan Anda akan lebih tinggi daripada tantangan Anda.
Jangan lemah dengan kegagalan yang menghadang. Ingatlah kegagalan bukan berarti kematian. Kegagalan hanyalah penundaan, bukan kekalahan. Kegagalan merupakan jalan memutar, bukan jalan buntu.
Petarung yg jatuh bukan berarti dia kalah. Petarung yang tidak bisa bangkitlah yang kalah dalam pertandingan. pemain bola yang pura- pura pincanglah yang tidak akan menang; pemenangnya adalah pemain yang bermain dengan menahan sakit. Teringat dengan ungkapan motivasi dari seorang sahabat terbaikku,"Dengan kita terjatuh, ada alasan bagaimana untuk bangkit".
Pahami ini: Anda akan gagal. Tetapi kegagalan bukan kematian, selama anda bisa bangkit lagi.
Semua orang pernah gagal dalam hidup. Kita membuat kesalahan dalam penilaian; Kita menjadi tidak hati- hati dan egois. Terkadang kita menghancurkannya begitu saja. Hal ini kadang terjadi.
Hidup Anda tidak akan ditentukan oleh hari Anda mengalami kegagalan terbesar Anda, tetapi oleh keesokan harinya. Apa yang Anda lakukan esok harinya? penyesuaian apa yang Anda buat dalam rencana permainan Anda?
Jika Anda belajar dari kegagalan, Anda akan berkembang.
Jika Anda menjadi gigih setelah melalui kegagalan, Anda akan berhasil.
Jika Anda dibuat maah oleh kegagalan, Anda akan termotivasi untuk berubah.
Jika Anda bangkit dari kegagalan, Anda akan menuju hal yang lebih hebat.
Bangkitlah Saudaraku...
Rasulullah bersabda,"Untuk suatu kebaikan, Kerjakanlah terhadap sesuatu yang bermamfaat bagimu, Jangan lemah dan bermohonlah kepada Allah".(HR.Bukhari)
So, keep semangat dan Istiqomah..